GatotKaca Terbang di Jogja

GatotKaca awal bulan September 2015 pergi berlibur ke Semarang dan Jogja bersama keluarga, sejak awal saya sudah merencanakan untuk membawa drone untuk mengambil beberapa video dan photo aerial. Di Jogja saya memutuskan terbang di Merapi, karena ketika ingin terbang di Borobudur dan Perambanan saya belum memperoleh ijin.

DCIM100MEDIADJI_0017.JPG
View from Abhayagiri

Perjalan menunuju Merapi dari pusat kota Jogja tidak jauh, kurang lebih 30-45 menit. Sampai di kaki gunung Merapi banyak sekali penyedia jasa paket tour Merapi, dimana mereka menyewakan Jeep 4×4 maupun motor trail. Saya memilih naik Jeep karena pergi dengan keuarga, berikut gambaran paketnya:

  • Paket 1: Museum Merapi, Batu Alien dan Bunker (lokasi terdekat dengan Merapi) Rp.300.000
  • Paket 2: Museum Merapi, Batu Alien, Bunker (lokasi terdekat dengan Merapi) dan makam Mbah Marijan Rp.400.000. Perjalanan melewati jalur lava (seperti di video)

Lokasi terbang:

  • Pertama saya di Batu Alien, disini drone dapat terbang mengarah ke Merapi mengikuti jalur Lava (bagian awal video).
  • Kedua, saya terbang sepanjang jalur lava (setelah dari makam Mbah Marijan), disini saya menerbangkan drone dari Jeep yang sedang berjalan. Ketika terbang saya selalu berkordinasi dengan driver yang membawa jeep nya, karena menyesuaikan dengan posisi pengambilan gambarnya.
  • Ketiga, saya terbang di Bunker Merapi, ini merupakan titik terdekat dengan Merapi. Pengambilan gambar disini merupakan posisi yang paling indah untuk menerbangkan Drone nya. Saya sebenarnya dapat menerbangkan drone mengikuti jalur lava nya, namun saat dilokasi Bunker baterai Drone saya sudah kurang dari 60%.

Setelah jalan-jalan di Merapi, saya sekeluarga jalan-jalan ke Prambanan, disini saya kembali meminta ijin untuk terbang ke pengelola, namun tetap belum dapat diijinkan karena harus memperoleh surat ijin dari departemen Purbakala/Kebudayaan. Jadi kami hanya jalan-jalan sekitar candi, minum es kelapa dan belanja souvenir.

Family

Saya menyarankan bagi teman2 yang ingin terbang di Prambanan maupun Borobudur, sebaiknya mengirimkan surat permohonan ijin jauh2 hari ke departemen Purbakala/Kebudayaan. Sedikit kecewa karena tidak diijinkan terbang, tapi demi keamanan dan kelancaran hobi ngeDrone ini saya kembali memasukan drone ke tas saya. Pulang dari Prambanan hari sudah sore, kami sekeluarga mencari tempat yang seru untuk ngopi2 dan jajan2, Istri saya memberikan informasi kalau terdapat tempat yang bagus, namanya Abhayagiri.

Abhayagiri

Dari Abhayagiri kita dapat melihat keindahan gunung Merapi, hijaunya sawah dan candi Prambanan. Menurut kami makanan dan minuman yang disajikan cukup enak, namun untuk harganya termasuk mahal untuk di daerah Jogja. Mengunjungi Abhayagiri disore hari sangatlah tepat, karena udara outdoor ynag dingin, pemandangan yang indah dan tempat yang sangat nyaman. Sekian cerita terbang dan jalan2 GatotKaca di Jogja, sampai ketemu dicerita selanjutnya.

Salam,

GatotKaca

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s